Pentingnya Pendidikan Kemanusiaan Bagi Generasi Penerus Bangsa
Dibaca: 122
MUHAMMADIYAH.ID, MUNTILAN – SMP Muhammadiyah Plus Gunungpring, Muntilan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah membuat program kemanusiaan yang bertajuk M Plus Peduli. Kepedulian terhadap kelompok masyarakat yang terdampak ekonomi disampaikan dalam bentuk bantuan bahan pangan, sedangkan bantuan kepada tenaga medis disampaikan dalam bentuk Alat Pelindung Diri (APD).
Ketua Panitia Program M Plus Peduli Arif Munadjat para donatur berasal dari siswa, guru, wali murid dan juga alumni sekolah. “Beberapa siswa secara suka rela sepakat untuk menyumbangkan infak yang dikumpulkan dari siswa dalam satu kelas. Ada pula siswa yang menyumbangkan uang sakunya selama 2 bulan. Untuk penyaluran donasi bantuan dilakukan setiap hari jum’at selama bulan Ramadhan 1441 H,” ujarnya, Selasa (12/5).
Arif menjelaskan untuk bahan pangan sudah ada 200 paket yang disalurkan, setiap paket terdiri dari beras, minyak goreng, gandum dan gula. Sedangkan untuk donasi APD yang telah disalurkan antara lain baju hazmat (baju pelindung dari material berbahaya), Face Shield (Pelindung Wajah), masker medis dan sarung tangan ke rumah sakit dan beberapa klinik kesehatan.
Kepala SMP M Plus Gunungpring Efi Nurul Utami menambahkan bahwa selain sebagai bagian dari bentuk partisipasi dalam penanganan Coronavirus Disease 2019 (Covid – 19), program ini juga bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran sosial terkait pentingnya melakukan aksi kemanusiaan secara nyata sebagai bentuk kepedulian terhadap persoalan hidup yang terjadi disekitarnya.
“Aksi peduli pada masa darurat akibat wabah Covid-19 adalah momentum bagi para siswa sebagai generasi penerus bangsa untuk mendapatkan pendidikan kemanusiaan tidak hanya dalam teori pembelajaran didalam kelas, akan tetapi juga melalui aksi nyata membantu pihak-pihak yang membutuhkan bantuan dan pertolongan,” kata Efi.
Efi yang juga Ketua Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Magelang tersebut menambahkan bahwa untuk menumbuhkan jiwa kemanusiaan sejak dini, di sekolahnya sudah berjalan secara rutin program zakat yang dikumpulkan dari para siswa.
“Setiap program sekolah hendaknya berorientasi pada pencapaian tujuan pendidikan nasional yang antara lain adalah membentuk manusia yang berilmu, kreatif dan mandiri serta pembangunan karakter hidup yakni beriman, berakhlak mulia dan bertanggung jawab,” jelas dia. (Syifa)
Sumber : Handy
Tags:
Arsip Berita